SIGARANING NYOWO (Belajar Mencintai CINTA)

18 November 2009

Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia CINTA berarti sangat suka atau sangat sayang dalam konteks kecintaan kepada negara, sesama mahluk hidup, kepada orang tua, kepada anak atau kepada sanak saudara. Cinta berarti rindu dalam konteks kecintaan terhadap masa-masa yang pernah dilewati. Cinta berarti susah hati dalam konteks rasa kekhawatiran yang dalam jika ditinggalkan oleh orang-orang yang dikasihi. Cinta juga berarti sangat kasih dalam konteks ketertarikan hati antara laki-laki dan wanita.

Cinta pesonanya memang sungguh mengagumkan, menyenangkan, merindukan, tetapi juga mendatangkan kesedihan. Dunianya penuh dengan cita-cita dan langkah-langkah optimisme. Mimpi-mimpi yang datang selalu indah, hari-hari selalu terlewati dengan bersuka ria dan menyibukkan dalam diskusi-diskusi panjang menyusun rencana-rencana hari esok yang menjanjikan.

Cinta penuh kelembutan dan kemuliaan, didalamnya terkandung sifat-sifat saling menolong, saling mengasihi dan saling menghormati. Senandungnya merdu menghibur sekaligus menggoda, apabila di perdendangkan maka pikiran-pikiran yang kelam terusir oleh gambaran-gambaran yang penuh pelukan kehangatan dan senyum kebahagiaan. Munculah kenangan-kenangan lama, terlintas jelas bayang-bayang keanggunannya dan kesempurnaannya dikelopak mata, terbuai pada harapan-harapan akan kehadirannya yang menyenangkan. Ingatan mengembara kealam pengalaman-pengalaman indah yang tak pernah terlupakan dan seolah tak mungkin ditelan oleh waktu. Setiap hari tidak pernah bosan bersenandung atau mendengarkan bait-baitnya.

Cinta adalah untaian kata-kata mutiara, bila diungkapkan seluruh tubuh bergetar hebat, jantung berdetak lebih kencang, mata berbinar penuh kerinduan terhadap sambutan yang menggebu-gebu. Seluruh tubuh dibalut kecemasan, kondisi jiwa raga tulus dan rela berkorban dalam penantian. Sekalipun usia telah mendekati udzur namun tetap merasa berjiwa muda. Wajah-wajah yang berhias sendu mulai memudar diterpa oleh hembusan angin surga yang mendatangkan harapan.

Cinta yang dilandasi gemerlapnya keduniawian hanya membuat kita merana dan terpedaya. Karena kita akan terpaku pada kemilaunya harta benda, kemolekan tubuh dan kecantikan wajah, ketampanan serta kegagahan belaka. Sadar atau tidak hal itu hanya akan membawa kita pada kegundahan, desahan-desahan nafas panjang penuh duka lara dan mengantarkan kita pada perilaku-perilaku yang bersifat rendahan.

Siapa bilang mencintai duniawi akan bermanfaat? Cinta duniawi tujuannya hanya bersifat materialistis yang akan membuat kita bertindak melampaui batas, pribadi kita akan ternoda dengan kekurangan-kekurangan, kealpaan-kealpaan, kecurigaan-kecurigaan dan kekeliruan-kekeliruan, akibatnya hari-hari dipenuhi rasa ketidakpastian dan menghasilkan rasa penyesalan mendalam. Kata orang sih, “masih beruntung kamu cuma opname, ngga sampe mati karena over dosis”.

Cinta karena Sang Pencipta adalah keutamaan. Sebab setiap langkah kita akan dilandasi keimanan dan ketaqwaan yang kuat. Hal tersebut jelas akan membawa kita kepada kemuliaan, keagungan, kebarokahan, keselamatan serta ketaatan. Cinta kepada-Nya diwujudkan dengan berpegang dan melaksanakan syari’at-Nya, mengimani Rasul-Nya serta menjunjung tinggi agama-Nya.
Cinta yang berlandaskan kepada-Nya menumbuhkan kasih sayang yang dapat menghilangkan rasa saling benci-membenci diantara kita. Alangkah indahnya jika dalam kehidupan ini berjalan tanpa ada permusuhan yang mengakibatkan peperangan.

Wahai Sang Maha Cinta.....
Bimbinglah aku kepada cinta yang Engkau ridhoi
Cinta bagi orang-orang yang Engkau cintai
Bukanlah cinta orang-orang yang kau murkai....

Cinta bermakna luas seluas ruang angkasa. Terkadang objektif namun biasanya justru selalu bersifat subjektif. Tergantung dari kondisi yang sedang merasakannya, cara memandangnya pun bisa berbeda-beda sesuai dengan kadar cintanya masing-masing.

Tetapi cinta yang sesungguhnya adalah Cinta Ilahi. Dengan mencintai-Nya mungkin tidak akan ada bencana yang bertubi-tubi dibebankan kepada kita. Barangkali seluruh kehendaknya adalah mendatangkan kenikmatan-kenikmatan yang akan sama-sama kita rasakan.
Hanya kepada-Nya lah cinta layak dipersembahkan. Sungguh tak ada satupun cinta didunia ini yang mampu memberikan kedamaian dan ketentraman, kecuali cinta kepada Allah Yang Maha Tunggal dan Maha Esa.

Cinta Kepada-Nya mendatangkan kerinduan, keikhlasan dan kekhusukkan yang hakiki. Apabila cinta telah benar-benar hanya Untuk-Nya, kenikmatan dan kenyaman yang luar biasa akan kita peroleh baik dunia maupun akhirat. Adalah sebuah keharusan untuk mencintai-Nya, mendekatkan diri kepada-Nya, mensyukuri-Nya, mentaati-Nya dan berserah diri kepada-Nya.

Ar Rahman Ar Rahim,
Mutlak sang penguasa cinta...
Kepada Tahta-Nya cinta bermuara
Ar Rahman Ar Rahim,
Sang Maha Tahu makna cinta
Bahwa cinta adalah cinta…

(Sebuah CATATAN CINTA dari berbagai sumber yang Meng-INSPIRASI…)
*****************************************************************************
Allah memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Allah hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Allah telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah sigaraning nyowo...Jodoh adalah rahasia Allah. Kita tidak tahu, siapakah yang akan mengisi sela-sela diantara kelima jari kita, yang kan menggenggam erat tangan kita. Menggandeng kita menuju surga-Nya!!! Berdo'alah, berbaik sangka atas ketetapan-Nya dan mensyukuri nikmat cinta itu dengan mencintai cinta sepenuh hati. Cinta bukan hanya dirasakan dengan hati, diucapkan dengan bibir, tapi dibuktikan dengan perbuatan...(tidak baik menunda kebaikan…yang dah siap nikah, ‘segera disegerakan’ saja…hehe….ehmmm…)

Perkenankanlah Aku Mencintai-Mu Semampuku….
(Inspiring of LOVE…Zona Inspirasi SUPERTWIN, 2 November 2009)

KETIKA MEREKA BICARA "N.O.R.M.A"

APA ITU NORMA???
Sebuah artikel yang saya dapatkan dari internet….(ngopy paste dari wikipedia..)
Norma dalam sosiologi adalah seluruh kaidah dan peraturan yang diterapkan melalui lingkungan sosialnya.
Sanksi yang diterapkan oleh norma ini membedakan norma dengan produk sosial lainnya seperti budaya dan adat. Ada/ tidaknya norma diperkirakan mempunyai dampak dan pengaruh atas bagaimana seseorang berperilaku.

Proses terbentuknya norma
Dalam kehidupannya, manusia sebagai mahluk sosial memiliki ketergantungan dengan manusia lainnya. Mereka hidup dalam kelompok-kelompok, baik kelompok komunal maupun kelompok materiil.
Kebutuhan yang berbeda-beda, secara individu/kelompok menyebabkan benturan kepentingan. Untuk menghindari hal ini maka kelompok masyarakat membuat norma sebagai pedoman perilaku dalam menjaga keseimbangan kepentingan dalam bermasyarakat.


Tingkatan penegakan dalam norma
• Pelanggaran norma yang dikenakan Sanksi hukum, biasanya termasuk penegakan hukum.
• Pelanggar norma yang diterapkan dianggap eksentrik atau tak normal (perilaku diluar kebiasaan).
• Perilaku lainnya diluar norma tidak diakui. Norma-norma telah di asumsikan lebih dahulu, dan seringkali pada tingkat ekstrim dimana pada setiap penentangan norma bisa memprovokasi stigma atau sangsi.
Macam macam norma menurut penegakannya
1. Norma sosial
a. Cara (usage)
b. Kebiasaan (Folkways)
c. Tata kelakuan (Mores)
d. Adat istiadat (Custom)
2. Norma hukum
3. Norma sopan santun
4. Norma agama

Hmmm…Norma (secara teori ya?? ^^v)

Sekarang, simak testimony dari beberapa orang terdekat Norma…

NORMA DIMATA PARA PRESIDIUM HIMABIO 2008…. (Secarik kertas yang saya temukan di ‘kantong ajaib’ DORAEMON)

Bagaimana ya sosok seorang NORMA di mata para penggedhe Kerajaan Lebah periode 2008 ???

1. Menurut Sutikno Arthur, Sang Ketua Umum (KETUM) HIMABIO
- Pinter…itu kelebihanmu!!
- Terlalu pendiam dan penurut…itu kadang jadi kelemahanmu. Tapi ide-idemu cukup bagus… kamu harus belajar berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang lain. Jangan minder dengan kelemahanmu. PD-mu harus dibangkitkan!! Be GLORY!!!
[“SIAP BOZ!!! Nungma kan DIMENSI : DIam-diam MENyimpan potenSI…Hmm, LANJUTKAN!!!”]
2. Menurut Rhosid, Sang Koordinator Departemen Kerohanian (DKRh)
- Orangnya ceria, enerjik, pantang menyerah.
- Kadang-kadang suka nyebelin (ya tapi dikit sih)…[”hmm, yaiyalah cid, kita musuh bebuyutan. Hehehe..”]
- Rajin, supel, istiqomah dalam kegiatan
- Sisi negatifnya : kadang-kadang cuek sama temen; kadang egois dalam satu hal (???): sudah cukup itu saja ntar tambah dosa buatku!!
- “SEMANGATmu yang kami tunggu!!! Jangan pernah menyerah!!”
- “Jangan lupa istirahat, makan, sholat. Jangan terlalu dipaksain belajar, ntar malah sakit!!!”
[“Nggih, pak ustadz Ocid…LAKSANAKAN!!!”]

3. Menurut Bimo, Sang Koordinator Departemen Penelitian dan Pengembangan Organisasi (DPPO)
- Norma, SALAM WONOGIRI!!! [“Salam SUKSES Bim!!! WONOGIRI kan SUKSES!!”]
- Aku harap suatu saat nanti, Insya Allah, kita bisa perbaik Wonogiri [“Amiiiin, Bim..KITA PASTI BISA!!”]. tapi gak tau dalam bentuk apa kerja sama tu. Aku senang tinggal di Wonogiri, meski bukan asli Wonogiri. Tempate penuh tantangan…[“TAKLUKKAN TANTANGANMU, Bim!!!”^^v]. dan lingkungane nyenengke yo…
- Salam persahabatan!!! Doakan aku agar bisa menjadi orang yang berguna, baik, dan sholeh..[“Insya Allah, Bim”].
- Maaf jika aku pernah berbuat salah. OK?? [“OK, Bim…”]

4. Menurut Budi, Sang Koordinator Departemen Pendidikan dan Keilmiahan (DPK)
- Mungkin secara fisikly, sangat terlihat kalau orange intelek dan sangat muslimah. Yah, terus saja menuju ke yang lebih baik. Selalu ada jalan menuju ke sana. Yah, mungkin banyak juga yang memilih tempat curhat ke Norma, karena mereka menganggap ada sesuatu yang lebih dari Norma yang sangat dibutuhkan orang lain. GAK ADA LOE GAK RAME!!! Ya meskipun agak pendiem, tapi gakpapa…[“gak salah nih, pendiem???hehehe..”]. karena sumber masalah salah satunya dari mulut..”OK, Bro..Siiip..”].
- Ntah semangat dari mana, tapi ku sangat salut ma kamu, bisa memenej waktu dengan baik, padahal mengikuti banyak organisasi juga. Tapi organisasi jangan dijadikan prioritas, ntar bisa-bisa terjebak di dalamnya.
- Sekalian mau ngucapin makasih atas segalanya, makasih telah membantu banyak, khususnya buatku…
- Norma, sosok yang selalu pengin berbuat kebaikan dalam kebersamaan. Dy pengen berubah, sekaligus mengajak orang lain juga berubah
- Ide dan pikiran yang ada di otaknya Insya Allah orisinil, tumbuh secara langsung, padahal mungkin dy udah banyak pikiran…Thanks 4 all!!!
- Semoga Allah swt selalu menjaga dan menuntunmu ke dalam jalan yang benar. Amin…

5. Menurut Joko Ari, Sang Koordinator Departemen Seni dan Olahraga (DSO)
- Mbak, kamu orange kreatif ya!!! Wah, kamu juga muslimah yang baik. Tapi kekurangane belum komunikatif sama temen…[“Insya Allah, sekarang sudah berusaha dan akan terus belajar, Ri…thanks ya..”]. mumpung sama-sama jadi asisten, mungkin nanti bisa dikeluarkan masukan-masukannya buat kemajuan praktikum IPL..
- Dewasa tidak hanya dalam diri. Tapi, dewasa dalam mengungkapkan, tunjukkan bahwa kamu terbaik di mata temanmu, tidak apa kita dianggap sombong, sombong dalam kepintaran dan agama…[“Tapi, semoga diri ini jauh dari sifat sombong…Amin..”]

6. Menurut Kiki, Sang Sekretaris Umum (SEKUM)
- Nurma..[huh..ni anak selalu salah nulis namaku!!! NORMA yo bu…”]. Aku bangga ma kamu. Ide-ide kamu brilliant. Tapi, menurutku, jangan terlalu dipendam thok, tapi bener-bener direalisasikan.
- Sudah hampir 2 tahun bersama, aku harap kesempatan kita bisa bersama ini di HIMABIO, bisa mengenal secara kekeluargaan..[“hmmm…dasar Bahasa Lampung, susah dimengerti…hehehe..”]
- Jangan cuek ya!!
- Jangan banyak diem!!!
- (-) Galak!!! [“hehe…khusus buatmu, ki!!!”]

7. Menurut Santi, Sang Koordinator Departemen Hubungan Masyarakat (HUMAS Seorang pejuang keras, ulet, tekun dan bersemangat. Tapi biarpun banyak kesibukan, jangan lupa jaga kesehatan yach, jangan telat maem yah, heeee… makasih banyak ya,selama ini dah ngajarin aku banyak hal. Walaupun mungkin kamu gak sadar akan itu. Tapi kadang kalo budhe (hmmm, San, kapan Nungma nikah sama pakdhemu…ckckck…SAKIT!!!’kata Tanti’) lagi sibuk akan sesuatu hal penting, pasti aku dicuekin deh..Ya, aku sih coba sadar klo emang sesuatu itu jauh lebih penting. Hehehe…
Maaf juga ya budhe, klo aku dah banyak salah n ngrepotin.
Makasih banyak buat bantuan dan dukungannya. Aku yakin DK (Departemen Kaderisasi) pasti maju di bawah pimpinan Budhe.
Tetep semangat ya!!! Pasukan lebah takkan pernah menyerah!!!
Aku mohon dengan sangat, bantuan, doa, dan dukungannya yach!!!
(OK, Cin….HUMAS juga siip di bawah kendalimu…hehehe…jangan pingsan-pingsan lagi yach…^^v)
8. Menurut Sukma, Sang Bendahara Umum (BENDUM)
Kamu tu orangnay di mataku SMART (ehm…semoga tidak melayang…hehehe…), bisa memanajemen dirimu. Sejujurnya di mataku kamu gak ada jeleknya sih. Aku rasa kamu harus lebih bisa lebih semangat, dan jangan pernah mengeluh. Ajarin temen-temenmu yang mungkin kurang. Aku tahu kamu berat menjadi Koordinator DK, tapi aku yakin kamu BISA!!! Ayo Ma, kita sama-sama saling bahu-membahu untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Oya, aku minta maaf kalo-kalo ada salah mpe sekarang. We love you so much…. (love you too, CingCing…)

Satu tahun beramanah di HIMABIO benar-benar “MEMPERKAYA” diri ini…Terima kasih banyak buat semuanya… Nungma sangat merindukan saat rapat dan melakukan banyak hal bersama kalian…disinilah Nungma belajar menjadi ‘seorang konseptor handal’ dan ‘pekerja teknis profesional’. Sekali lagi, terima kasih banyak ya….


NORMA adalah aturan, tatanan, pranata, atau kaidah yang mesti diterapkan, yang mengatur manusia agar lebih manusiawi, yang mengatur manusia agar punya harga diri, agar manusia punya nilai di mata manusia lainnya dan di mata Sang Pencipta…

NORMA adalah sesuatu yang berharga…

Dan semoga seseorang yang bernama NORMA ini benar-benar berharga di mata MANUSIA dan SANG PENCIPTA!!!Amiiiiiiiin……………
(Catatan seorang SAHABAT zaman Putih Abu-Abu…)

[Buat sahabat-sahabat dan saudara saudariku yang sangat saya cintai karena Allah, silahkan ngasih tambahan komentar…..dengan judul : “NORMA in MY EYES………..”. komentar yang paling ‘mengena’ akan mendapatkan bingkisan menarik. Hehehe….]

{Ditulis kembali oleh : Keisya Avicenna, ketika November membuka hari….(011109)}