MELATI [11]: “ADA CINTA DI KERAJAAN LEBAH_HIMABIO 2008”

05 Agustus 2012


by Norma Keisya Avicenna on Tuesday, July 31, 2012 at 4:36pm ·

Buka-buka file di doralepito gak sengaja nemu ketikan ini…dan Nungma kembali mengenang masa itu…

NORMA DI MATA PARA PRESIDIUM HIMABIO 2008….
(Secarik kertas yang saya temukan di ‘kantong ajaib’ DORAEMON).

Bagaimana ya sosok seorang NORMA di mata para penggedhe Kerajaan Lebah periode 2008?

1.  Menurut Sutikno Arthur, Sang Ketua Umum  (KETUM) HIMABIO
-            Pinter…itu kelebihanmu!!
-            Terlalu pendiam dan penurut…itu kadang jadi kelemahanmu. Tapi ide-idemu cukup bagus… kamu harus belajar berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang lain. Jangan minder dengan kelemahanmu. PD-mu harus dibangkitkan!! Be GLORY!
[“SIAP BOZ! Nungma kan DIMENSI : DIam-diam MENyimpan potenSI…Hmm, LANJUTKAN!”]

2. Menurut Rhosid, Sang Koordinator Departemen Kerohanian (DKRh)
-          Orangnya ceria, enerjik, pantang menyerah.
-          Kadang-kadang suka nyebelin (ya tapi dikit sih)…[”hmm, yaiyalah cid, kita musuh bebuyutan. Hehehe..”]
-          Rajin, supel, istiqomah dalam kegiatan
-          Sisi negatifnya : kadang-kadang cuek sama temen; kadang egois dalam satu hal (???): sudah cukup itu saja ntar tambah dosa buatku!!
-          “SEMANGATmu yang kami tunggu! Jangan pernah menyerah!!”
-          “Jangan lupa istirahat, makan, sholat. Jangan terlalu dipaksain belajar, ntar malah sakit!”[“Nggih, pak ustadz Ocid…LAKSANAKAN!”]

3. Menurut Bimo, Sang Koordinator Departemen Penelitian dan Pengembangan Organisasi (DPPO)
-          Norma, SALAM WONOGIRI! [“Salam SUKSES Bim! WONOGIRI kan SUKSES!!”]
-          Aku harap suatu saat nanti, Insya Allah, kita bisa perbaiki Wonogiri [“Amiiiin, Bim..KITA PASTI BISA!!”]. tapi gak tau dalam bentuk apa kerja sama tu. Aku senang tinggal di Wonogiri, meski bukan asli Wonogiri. Tempate penuh tantangan…[“TAKLUKKAN TANTANGANMU, Bim!”^^v]. dan lingkungane nyenengke yo…
-          Salam persahabatan! Doakan aku agar bisa menjadi orang yang berguna, baik, dan sholeh..[“Insya Allah, Bim”].
-          Maaf jika aku pernah berbuat salah. OK?? [“OK, Bim…”]

4. Menurut Budi, Sang Koordinator Departemen Pendidikan dan Keilmiahan (DPK)
-          Mungkin secara fisikly, sangat terlihat kalau orange intelek dan sangat muslimah. Yah, terus saja menuju ke yang lebih baik. Selalu ada jalan menuju ke sana. Yah, mungkin banyak juga yang memilih tempat curhat ke Norma, karena mereka menganggap ada sesuatu yang lebih dari Norma yang sangat dibutuhkan orang lain. GAK ADA LOE GAK RAME! Ya meskipun agak pendiem, tapi gakpapa…[“gak salah nih, pendiem???hehehe..”]. karena sumber masalah salah satunya dari mulut..[”OK, Bro..Siiip..”].
-          Ntah semangat dari mana, tapi ku sangat salut ma kamu, bisa memenej waktu dengan baik, padahal mengikuti banyak organisasi juga. Tapi organisasi jangan dijadikan prioritas, ntar bisa-bisa terjebak di dalamnya.
-          Sekalian mau ngucapin makasih atas segalanya, makasih telah membantu banyak, khususnya buatku…
-          Norma, sosok yang selalu pengin berbuat kebaikan dalam kebersamaan. Dy pengen berubah, sekaligus mengajak orang lain juga berubah
-          Ide dan pikiran yang ada di otaknya Insya Allah orisinil, tumbuh secara langsung, padahal mungkin dy udah banyak pikiran…Thanks 4 all!
-          Semoga Allah swt selalu menjaga dan menuntunmu ke dalam jalan yang benar. Amin…

5. Menurut Joko Ari, Sang Koordinator Departemen Seni dan Olahraga (DSO)
-          Mbak, kamu orange kreatif ya! Wah, kamu juga muslimah yang baik. Tapi kekurangane belum komunikatif sama temen…[“Insya Allah, sekarang sudah berusaha dan akan terus belajar, Ri…thanks ya..”]. mumpung sama-sama jadi asisten, mungkin nanti bisa dikeluarkan masukan-masukannya buat kemajuan praktikum IPL..
-          Dewasa tidak hanya dalam diri. Tapi, dewasa dalam mengungkapkan, tunjukkan bahwa kamu terbaik di mata temanmu, tidak apa kita dianggap sombong, sombong dalam kepintaran dan agama…[“Tapi, semoga diri ini jauh dari sifat sombong…Aamiin..”]

6. Menurut Kiki, Sang Sekretaris Umum (SEKUM)
-          Nurma..[huh..ni anak selalu salah nulis namaku! NORMA yo bu…”]. Aku bangga ma kamu. Ide-ide kamu brilliant. Tapi, menurutku, jangan terlalu dipendam thok, tapi bener-bener direalisasikan.
-          Sudah hampir 2 tahun bersama, aku harap kesempatan kita bisa bersama ini di HIMABIO, bisa mengenal secara kekeluargaan..[“hmmm…dasar Bahasa Lampung, susah dimengerti…hehehe..”]
-          Jangan cuek ya!!
-          Jangan banyak diem!
-          (-) Galak! [“hehe…khusus buatmu, ki!”]

7.  Menurut Santi, Sang Koordinator Departemen Hubungan Masyarakat (HUMAS Seorang pejuang keras, ulet, tekun dan bersemangat. Tapi biarpun banyak kesibukan, jangan lupa jaga kesehatan yach, jangan telat maem yah, heeee… makasih banyak ya,selama ini dah ngajarin aku banyak hal. Walaupun mungkin kamu gak sadar akan itu. Tapi kadang kalo budhe  (hmmm, San, kapan Nungma nikah sama pakdhemu…ckckck…SAKIT!’kata Tanti’) lagi sibuk akan sesuatu hal penting, pasti aku dicuekin deh..Ya, aku sih coba sadar klo emang sesuatu itu jauh lebih penting. Hehehe…
Maaf juga ya budhe, klo aku dah banyak salah n ngrepotin.
Makasih banyak buat bantuan dan dukungannya. Aku yakin DK (Departemen Kaderisasi) pasti maju di bawah pimpinan Budhe.
Tetep semangat ya! Pasukan lebah takkan pernah menyerah!
Aku mohon dengan sangat, bantuan, doa, dan dukungannya yach!
(OK, Cin….HUMAS juga siip di bawah kendalimu…hehehe…jangan pingsan-pingsan lagi yach…^^v)

8. Menurut Sukma, Sang Bendahara Umum (BENDUM)
Kamu tu orangnya di mataku SMART (ehm…semoga tidak melayang…hehehe…), bisa memanajemen dirimu. Sejujurnya di mataku kamu gak ada jeleknya sih. Aku rasa kamu harus lebih bisa lebih semangat, dan jangan pernah mengeluh. Ajarin temen-temenmu yang mungkin kurang. Aku tahu kamu berat menjadi Koordinator DK, tapi aku yakin kamu BISA! Ayo Ma, kita sama-sama saling bahu-membahu untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Oya, aku minta maaf kalo-kalo ada salah mpe sekarang. We love you so much…. (love you too, CingCing…)

Satu tahun beramanah di HIMABIO benar-benar “MEMPERKAYA” diri ini…Terima kasih banyak buat semuanya… Nungma sangat merindukan saat rapat dan melakukan banyak hal bersama kalian…disinilah Nungma belajar menjadi ‘seorang konseptor handal’ dan ‘pekerja teknis profesional’.  Sekali lagi, terima kasih banyak ya….

NORMA adalah aturan, tatanan, pranata, atau kaidah yang mesti diterapkan, yang mengatur manusia agar lebih manusiawi, yang mengatur manusia agar punya harga diri, agar manusia punya nilai di mata manusia lainnya dan di mata Sang Pencipta…
 NORMA adalah sesuatu yang berharga…
 Dan semoga seseorang yang bernama NORMA ini benar-benar berharga di mata MANUSIA dan SANG PENCIPTA!
Aamiiiiiiiin (Catatan seorang SAHABAT zaman Putih Abu-Abu…)

[Muhasabah Keisya Avicenna di lembar 11 Ramadhan… saat Rindu Kerajaan Lebah]

MELATI [10]: "THE SECRET OF SHALIHAH"



by Norma Keisya Avicenna on Monday, July 30, 2012 at 11:03am ·
“Seandainya seorang bidadari dari surga menampakkan diri kepada penghuni bumi, niscaya cahaya tubuhnya dan bau harumnya akan memenuhi ruang antara langit dan bumi, serta kerudung rambutnya lebih indah dan bernilai daripada dunia dan seisinya.”
[HR. Bukhari]

Pesona bidadari berpendar sangat kuat, membuat getar kecemburuan yang menghebat pada diri ini, diri seorang muslimah yang mendamba shalihah. Shalihah yang dirindu jannah. Shalihah nan jelita yang didamba surga. Saya-kah? Engkau-kah? Kita semua pasti ingin meraih cita-cita itu.

“Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al Waqi’ah [56]: 22-24).

Kepribadian seorang muslimah haruslah berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Keduanya merupakan warisan agung Rasulullah Saw. untuk ummatnya yang bersumber dari Allah Swt. Bila disederhanakan, kurang lebih ada sepuluh karakter yang harus melekat pada pribadi seorang muslimah. Kesepuluh karakter itu antara lain :
  1. Sali[MU]l Aqidah (Aqidah yang bersih)
  2. [S]hahihu[L] [I]badah (Ibadah yang benar)
  3. [M]atinul Khuluq (Akhlak yang kokoh)
  4. Q[A]dirun ‘Alal Kasb (Mandiri)
  5. Muja[H]idu Linafsihi (Berjuang melawan hawa nafsu)
  6. Mut[S]aqaful Fikr (Intelek dalam berpikir)
  7. Munazham fi Syu’uni[H]i (Teratur dalam suatu urusan)
  8. Q[A]wwiyu[L] Jism (Kekuatan jasmani)
  9. Har[I]tsun ‘Ala Waqti[H]i (Pandai menjaga waktu)
  10. N[A]fi’un Lig[H]airihi (Bermanfaat bagi orang lain).
(dari buku "THE SECRET of SHALIHAH"-nya Aisya Avicenna...)

Sebaik-baik perhiasan ialah wanita shalihah. Dan wanita shalihah adalah mereka yang menerapkan islam secara menyeluruh di dalam dirinya, sehingga kelak ia menjadi penyejuk mata bagi orang-orang di sekitarnya. Senantiasa merasakan kebaikan di manapun ia berada. Bahkan seorang Aidh Al-Qarni menggambarkan wanita sebagai batu-batu indah seperti zamrud, berlian, intan, permata, dan sebagainya di dalam bukunya yang berjudul “Menjadi Wanita Paling Bahagia”.

Subhanallah...
Tak ada kemuliaan lain ketika Allah menyebutkan di dalam Al Qur'an surat An-Nisa ayat 34, bahwa "wanita shalihah adalah yang tunduk kepada Allah dan menaati suaminya, yang sangat menjaga di saat ia tak hadir sebagaimana yang diajarkan oleh Allah."

Dan bidadari pun cemburu kepada mereka karena keimanan dan kemuliaannya. Bagaimana caranya agar menjadi wanita shalihah? Tentu saja dengan melakukan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Senantiasa meningkatkan kualitas diri dan menularkannya kepada orang lain. Wanita dunia yang shalihah kelak akan menjadi bidadari-bidadari surga yang begitu indah.

Duhai saudariku muslimah, maukah engkau menjadi wanita yang lebih utama dibanding bidadari? Allah meletakkan cahaya di atas wajahmu dan memuliakanmu di surga menjadi bidadari-bidadari surga. Maka, berlajarlah dan tingkatkanlah kualitas dirimu, agar Allah ridha kepadamu...

Shalihah...oh... Shalihah... ALHAMDULILLAH! ^_^

[Keisya Avicenna, lembar ke-10 Ramahan.. MARI TERUS BERBENAH!]